“Pembangunan bukan hanya tentang membangun jalan dan jembatan, tapi juga tentang membangun harapan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Ngah Sar saat berbincang bersama masyarakat setelah dirinya resmi mencalonkan diri sebagai calon PAW Kepala Desa.
Dalam visi dan misinya, Ngah Sar membawa semangat “Pembangunan Berkeadilan dan Partisipatif” — sebuah cita-cita untuk menjadikan warga desa bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam pembangunan.
Ia berkomitmen untuk mendorong pemberdayaan UMKM, membuka lapangan kerja baru, memperkuat sektor pertanian, serta menyediakan pelatihan keterampilan bagi pemuda dan perempuan desa. Tak kalah penting, Ngah Sar juga menekankan pentingnya transparansi penggunaan dana desa agar setiap rupiah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya ingin masyarakat tahu ke mana arah anggaran desa digunakan. Dengan keterbukaan, kepercayaan akan tumbuh, dan dari kepercayaan itulah pembangunan bisa berjalan dengan baik,” tuturnya mantap.
Sikap terbuka dan ketulusannya dalam berinteraksi dengan warga membuat banyak masyarakat menaruh harapan besar. Mereka melihat Ngah Sar bukan hanya sebagai calon kepala desa, tetapi juga pemimpin yang mengerti denyut nadi rakyatnya.
Kini, menjelang hari pemilihan, Desa Baru Sungai Deras tengah menatap masa depan dengan optimisme baru. Warga berharap proses demokrasi berjalan jujur, adil, tanpa politik uang dan tanpa fitnah, demi menjaga persatuan dan kerukunan yang selama ini terjaga.
Pemilihan PAW kali ini bukan sekadar memilih seorang kepala desa — tapi juga menentukan arah masa depan. Dan di tengah semangat itu, nama Ngah Sar berdiri sebagai simbol harapan baru: seorang pemimpin yang ingin membangun desa bukan hanya dengan batu dan semen, tapi dengan hati dan kebersamaan.(Kh.25)
